Kisah Pilu Safaruddin, Perantau Gowa yang Tewas di Tangan KKB Papua

Safaruddin diketahui telah merantau dan bekerja sebagai tukang ojek di Papua selama tiga tahun terakhir. Ia menjadi tulang punggung keluarga, mengirimkan nafkah dari hasil kerjanya di tanah perantauan.

Kini, keluarga di Gowa masih menanti kepastian mengenai pemulangan jenazah. Mereka berharap ada bantuan dari pemerintah atau dermawan untuk meringankan biaya pengiriman jenazah dari Papua ke kampung halaman.

Proses evakuasi sendiri dilakukan oleh tim gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz, Polres Puncak Jaya, dan TNI.

BACA JUGA :  4 Cara Simpel Membersihkan Minyak Goreng Bekas agar Tetap Jernih dan Aman Dipakai Lagi

Meski menghadapi medan yang ekstrem, termasuk jurang sedalam 500 meter, aparat terus berupaya mengevakuasi korban dengan aman.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki motif pembunuhan tersebut. Dugaan awal mengarah pada keterlibatan KKB yang dipimpin Lekagak Telenggen, yang diketahui sering melakukan serangan brutal terhadap warga sipil.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

Masyarakat dan keluarga besar Safaruddin di Gowa berharap keadilan bisa ditegakkan atas peristiwa ini, serta proses pemulangan jenazah dapat berjalan lancar. Mereka juga menyerukan perhatian pemerintah terhadap keamanan warga perantauan yang bekerja di wilayah rawan konflik.***

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel 

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================