Siluet dan Lampu Misterius, BYD Siap Mengejutkan Pasar Indonesia

BOGORTODAY.COM – Kabar mengenai calon mobil terbaru BYD untuk pasar Indonesia mulai menarik perhatian. Meski belum diumumkan secara resmi, siluet mobil hatchback yang dibagikan melalui akun Instagram BYD Indonesia diyakini sebagai tanda kehadiran BYD Seagull, model listrik mungil yang telah lebih dulu populer di negara lain.

Pada unggahan awal, BYD menyuguhkan siluet hatchback misterius. Meski keseluruhan bodi masih disamarkan, satu hal yang mencuri perhatian adalah pancaran lampu depan berwarna kuning keemasan dari mobil tersebut.

Selain menebar siluet, BYD juga mengajak pengikutnya menebak warna favorit yang mencerminkan karakter masing-masing, yaitu kuning keemasan, silver, atau abu-abu tua.

Unggahan selanjutnya tak kalah menggoda. BYD kembali melemparkan teka-teki ke publik lewat pertanyaan yang mengundang antusiasme:

BACA JUGA :  Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Melonjak 80 Persen, Jaecoo J5 Pimpin Pasar

“Bisa tebak apa yang selanjutnya?” demikian tulis BYD.

Sekilas, desain lampu depan pada siluet tersebut sangat menyerupai BYD Seagull. Tak heran jika banyak warganet di kolom komentar menyebut nama itu. Namun, ada pula yang menduga model tersebut adalah BYD Atto 1.

Spekulasi pun semakin ramai setelah informasi dari seorang tenaga penjual BYD menyebutkan bahwa Seagull sudah bisa dipesan di Indonesia, meski belum diumumkan secara resmi.

“Harga mulai Rp 200 jutaan,” kata tenaga penjual yang tidak ingin disebutkan namanya itu.

Pra-pemesanan mobil bisa dilakukan dengan membayar uang muka sebesar Rp 20 juta. Beberapa akun di kolom komentar yang menggunakan nama “BYD” juga menyatakan bahwa pengiriman batch pertama telah dibuka. Jika benar harga jualnya berada di angka Rp 200 juta, maka Seagull berpotensi menjadi mobil BYD termurah di Indonesia, menggeser posisi BYD Dolphin yang saat ini dibanderol Rp 360 jutaan.

BACA JUGA :  4 Tanda Bahaya yang Sering Diabaikan Sebelum Serangan Jantung dan Stroke

Sebagai informasi teknis, BYD Seagull dilengkapi motor listrik Permanent Magnet Synchronous yang menggerakkan roda depan. Mobil ini mampu menghasilkan tenaga 75 PS (73,9 dk) dengan torsi puncak 135 Nm. Kapasitas baterainya adalah 30 kWh dengan teknologi Blade Battery (LFP) yang memberi daya jelajah hingga 300 km (NEDC). Model ini juga tersedia dalam varian 38 kWh, yang dapat menempuh hingga 405 km. (mg1)

Sumber: detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================