BOGORTODAY.COM – Hujan deras disertai petir melanda sejumlah wilayah di Jepang, termasuk ibu kota Tokyo, pekan lalu.
Curah hujan ekstrem ini menyebabkan banjir di beberapa area dan mengganggu aktivitas publik, memicu peringatan dari otoritas setempat akan potensi bencana yang lebih luas.
Dilansir dari The Japan Times, hujan lebat yang mengguyur Tokyo mencapai curah hingga 120 milimeter.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) melaporkan bahwa awan cumulonimbus telah terbentuk di berbagai wilayah, menyebabkan hujan deras dan petir yang menyebar secara sporadis.
“Awan cumulonimbus telah terbentuk di beberapa tempat, yang menyebabkan hujan lebat dan petir,” bunyi pernyataan resmi JMA.
Tak hanya Tokyo, banjir juga mengancam wilayah sekitarnya. Pada Kamis (10/7), JMA telah memperingatkan bahwa curah hujan dapat mencapai 150 milimeter dalam 24 jam di sejumlah prefektur seperti Ibaraki, Tochigi, Gunma, Saitama, Chiba, dan Tokyo sendiri
Kondisi ini meningkatkan risiko banjir bandang dan tanah longsor di kawasan perbukitan dan pinggir sungai.
Fasilitas Publik Terdampak
Akibat curah hujan ekstrem ini, sejumlah fasilitas publik terganggu. Salah satunya adalah layanan kereta cepat Tokaido Shinkansen yang menghubungkan Tokyo dan Odawara, Prefektur Kanagawa, yang sempat dihentikan untuk alasan keselamatan.
Pemerintah Tokyo juga mengeluarkan peringatan khusus kepada warga di sekitar Sungai Meguro. Sungai yang mengalir melewati distrik Setagaya, Meguro, dan Shinagawa itu berisiko tinggi meluap, mengancam pemukiman warga di sekitarnya.
Warga Diminta Waspada
Pemerintah daerah dan Badan Meteorologi Jepang terus memantau perkembangan cuaca secara intensif.
Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi meluapnya sungai dan longsor, terutama di wilayah yang memiliki riwayat bencana serupa.
Seiring dengan meningkatnya intensitas cuaca ekstrem akibat perubahan iklim global, bencana seperti ini diprediksi akan semakin sering terjadi.
Pemerintah Jepang terus mengingatkan pentingnya sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.
Warga Tokyo dan sekitarnya kini diminta untuk menghindari perjalanan yang tidak mendesak dan selalu memantau informasi cuaca dari sumber resmi.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















