Apple Watch Kini Mampu Deteksi Sleep Apnea, Tingkatkan Kesehatan Pengguna!

Data gangguan pernapasan ini dapat dilihat dengan mudah di aplikasi Kesehatan pada iPhone Anda. Informasi akan diklasifikasikan sebagai ‘meningkat’ atau ‘tidak meningkat’ dalam periode satu bulan, enam bulan, atau satu tahun.

Penting untuk diketahui, metrik ini juga dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti konsumsi alkohol, obat-obatan tertentu, dan posisi tidur.

Untuk mempermudah konsultasi dengan penyedia layanan kesehatan, Apple bahkan memungkinkan pengguna untuk mengekspor data dalam bentuk PDF.

Dokumen ini akan menunjukkan kemungkinan terjadinya sleep apnea, data gangguan pernapasan selama tiga bulan, serta informasi relevan lainnya. Selain itu, Apple juga menyediakan artikel edukasi komprehensif mengenai sleep apnea di aplikasi Kesehatan, memastikan pengguna memiliki informasi yang cukup untuk memahami kondisi ini.

BACA JUGA :  BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 yang Beredar di Medsos adalah Hoaks

Ditenagai Teknologi Machine Learning Canggih

Algoritma yang digunakan untuk fitur pemberitahuan sleep apnea ini dikembangkan menggunakan pembelajaran mesin canggih dan kumpulan data tes apnea tidur tingkat klinis yang ekstensif.

Fitur ini juga telah divalidasi dalam studi klinis berskala besar, di mana setiap peserta yang diidentifikasi oleh algoritma ini dipastikan mengalami setidaknya sleep apnea ringan.

“Dengan memfasilitasi konsumen agar mampu mengenali pola pernapasan yang tidak normal saat tidur, kita bisa mengungkap kondisi medis serius seperti apnea tidur yang selama ini kurang terdiagnosis,” pungkas Dr. Sairam Parthasarathy.

BACA JUGA :  10 Makanan Protein Rendah Lemak untuk Turunkan Berat Badan Tanpa Kehilangan Massa Otot

Fitur deteksi sleep apnea ini tersedia di 150 negara melalui pembaruan perangkat lunak terbaru untuk Apple Watch Series 9, Apple Watch Series 10, dan Apple Watch Ultra 2. Sayangnya, fitur ini belum tersedia di Indonesia.

Fitur ini ditujukan untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas yang belum memiliki diagnosis sleep apnea sebelumnya, memperluas jangkauan deteksi dini dan kesadaran akan kesehatan tidur bagi miliaran orang di seluruh dunia.***

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================