
“Saya kan bukan orang asli Malang. Rumah saya di Bekasi dan dus-nya di rumah. Tapi laporan saya tetap ditolak,” ujarnya.
Tak putus asa, Tabita kemudian mengajukan laporan ke Polresta Malang Kota pada Senin (14/7/2025) dan berhasil diterima sebagai korban pencurian. Meski demikian, hingga kini laptopnya belum ditemukan.
Upaya konfirmasi ke pihak Rosalia Indah Malang pada Rabu (16/7/2025) juga belum membuahkan hasil. Seorang pria dari kantor tersebut mengatakan:
“Mohon maaf, yang berwenang soal itu sedang libur,” ujar pria yang enggan disebutkan namanya. (mg1)
Sumber: inews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















