Tangani TBC Lebih Cepat, Pemkot Bogor Terapkan Aksi Perubahan ‘Gercep Habis’

Gercep Habis bersifat kolaboratif, karena penanganannya tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus terintegrasi dengan jejaring dan membentuk family care.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Kota Bogor, Bai Kusnadi, mengatakan permasalahan Tuberkulosis ini penting dan sangat urgent untuk dibuat terobosan percepatan penanganan.

Melalui Gercep Habis ini, ada tiga poin penting, yakni kolaborasi, integrasi, dan kerja sama.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Siapkan Pipanisasi Antisipasi Krisis Air Bersih

“Pertama kita membentuk family care, kemudian menggunakan aplikasi monitoring terpadu bernama “Pinter Habis”, selanjutnya adalah membangun kerja sama,” ucapnya.

Untuk kegiatan penelitian, ini bertujuan memberikan promosi komunikasi, informasi, dan edukasi, serta konseling terhadap pasien agar mematuhi ketentuan minum obat.

BACA JUGA :  Budaya LGBTQ Masuk Ancaman Nonmiliter Perpres, DPRD Kota Bogor Desak Penerbitan Perwali P4S

Sebagai piloting, Program Gercep Habis dilaksanakan di tiga lokus, yakni Kelurahan Bondongan, Cikaret, dan Empang.

Ia pun berharap aksi perubahan ini dapat mempercepat capaian target 90 persen penyembuhan kasus Tuberkulosis di Kota Bogor.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================