
Jaro Ade menuturkan, kehadiran para Kepala Desa di masjid menjadi simbol kuat bahwa pelayanan pemerintah hadir hingga ke tingkat paling bawah. Ia juga mengapresiasi keterlibatan DPRD Kabupaten Bogor yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
“Kalau kepala desanya hadir di masjid, insya allah masyarakatnya juga akan hadir, kami ingin budaya ini terus berkembang, bahwa pemerintah tidak hanya bekerja dari balik meja, tapi juga menyatu dengan umat,” kata Jaro Ade.
Ia juga menyoroti potensi dan tantangan yang dihadapi wilayah Gunung Putri sebagai kawasan industri. Pemkab Bogor terus berupaya agar keberadaan industri bisa berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.
“Jangan sampai industri tumbuh pesat, tapi masyarakat sekitar tidak mendapatkan manfaatnya. Maka kami terus benahi, agar ekonomi lokal juga berkembang,” pungkasnya. (* / Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















