Presiden Prabowo Resmikan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih: Tonggak Kemandirian Ekonomi Rakyat

BOGORTODAY.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hari ini secara resmi meluncurkan 80.000 kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kel Merah Putih) dalam sebuah seremoni nasional yang dipusatkan di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Prosesi peluncuran ini dapat disaksikan secara langsung oleh masyarakat melalui laman detik.com mulai pukul 09.45 WIB, serta disiarkan secara daring ke lebih dari 81.000 titik Kopdes/Kel Merah Putih di seluruh Indonesia.

Sebanyak 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota turut ambil bagian dalam momen bersejarah ini.

Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, menyampaikan bahwa hingga kini telah terbentuk 81.140 unit Kopdes/Kel Merah Putih di seluruh Indonesia, dengan 80.048 unit di antaranya telah memiliki badan hukum dan siap beroperasi penuh.

“Artinya, Kopdes/Kel Merah Putih sudah siap beroperasi,” ujar Budi Arie dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/7/2025).

Dalam peluncuran ini, pemerintah juga telah menyiapkan 103 unit percontohan Kopdes/Kel Merah Putih sebagai model ekosistem layanan ekonomi rakyat yang dapat direplikasi oleh koperasi lainnya di masa mendatang.

BACA JUGA :  Pengemudi Microsleep, Toyota Fortuner Terguling di KM 30 Jagorawi

Bukan Sekadar Koperasi

Budi Arie menjelaskan, Kopdes/Kel Merah Putih bukanlah koperasi biasa. Lembaga ini dirancang sebagai pusat layanan ekonomi rakyat di tingkat desa dan kelurahan, dengan unit-unit usaha lengkap, seperti:

  • Gerai sembako
  • Layanan obat murah dan klinik desa
  • Simpan pinjam
  • Pengelolaan logistik lokal

Lebih dari itu, Kopdes/Kel Merah Putih juga akan dipercaya untuk menyalurkan berbagai program bantuan pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), gas bersubsidi, hingga pupuk bersubsidi.

Penguatan SDM dan Pengawasan Publik

Pasca peresmian, Kementerian Koperasi akan melaksanakan program capacity building guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia koperasi, mulai dari pengelola, pengurus, hingga pengawas.

Pemerintah juga akan memperkuat sistem pengawasan berbasis partisipasi masyarakat (public control) demi menjamin transparansi dan akuntabilitas kelembagaan koperasi ini.

Kolaborasi Lintas Kementerian dan BUMN

Kesuksesan program ini tak lepas dari sinergi Tim Satgas Koperasi Merah Putih yang beranggotakan lintas kementerian dan lembaga negara, di antaranya:

  • Kementerian Koordinator Pangan
  • Kementerian Koperasi dan UKM
  • Kementerian Desa
  • Kementerian Keuangan
  • Kementerian Dalam Negeri
  • Kementerian Sosial
  • Kementerian Pertanian
  • Kementerian Kesehatan
  • Kementerian Hukum dan HAM
  • Bappenas
  • Kementerian BUMN
  • Kementerian Komunikasi dan Digital
  • Badan Pangan Nasional
  • BPKP
BACA JUGA :  Kandang Ayam Broiler Dua Lantai di Caringin Bogor Ludes Terbakar

Selain itu, pelaksanaan program juga didukung oleh sejumlah BUMN strategis, seperti PT Pupuk Indonesia, Pertamina, Bank Mandiri, Bank BRI, BNI, Bank Syariah Indonesia, Pos Indonesia, Telkom Indonesia, Bulog, ID FOOD, dan InJourney.

Menuju Ekonomi Kerakyatan

Peluncuran kelembagaan 80.000 Kopdes/Kel Merah Putih oleh Presiden Prabowo ini menjadi simbol nyata komitmen pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri, inklusif, dan berdaulat.

Dengan ekosistem terpadu, sinergi lintas sektor, serta dukungan masyarakat, koperasi ini diharapkan mampu menjadi pilar penting dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat distribusi logistik desa, dan memperluas akses layanan dasar bagi seluruh masyarakat Indonesia.***

Sumber: detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================