Kota Bogor Butuh 2.236 Hektare RTH, Dedie Minta Disperumkim Akselerasi

Sementara itu, Kepala Disperumkim Kota Bogor, Chusnul Rozaqi, menjelaskan bahwa saat ini Disperumkim memiliki dua bidang dengan beban kerja cukup berat untuk naik kelas menjadi tipe A. Saat ini hitungannya Dinas tipe B dengan tiga bidang.

Untuk itu, Disperumkim terus berkoordinasi dengan Kementerian PUPR. Adapun anggaran yang dikelola terdiri dari pokok pikiran (pokir) sebesar Rp42 miliar, RTLH Rp21 miliar, dan program kawasan kumuh Rp6 miliar.

BACA JUGA :  Rangkaian HJB ke-544, Gowes Napak Tilas Ajak Warga Menyusuri Sejarah dan Alam Bogor

“Tahun depan juga direncanakan program bedah rumah. Kawasan kumuh masih banyak dan perlu ditata kembali agar sesuai standar permukiman layak,” ujar Chusnul.

Terkait proyek fisik, Disperumkim telah melelang tiga kegiatan di bidang permukiman (dua tembok penahan tanah dan satu jembatan), serta lima kegiatan di bidang pertamanan dan keanekaragaman hayati (PKH). Ia juga menyebutkan lapangan Sempur akan ditingkatkan kualitasnya dengan material rubber yang lebih kuat.

BACA JUGA :  Soal Penanganan Banjir Lintasan di Kota Bogor, Dedie Rachim: Ada Pembagian Kewenangan Pusat dan Provinsi

“Kami juga tengah membangun Taman Yasmin dan akan terus menyesuaikan program dengan arahan Wali Kota serta visi Bogor Beres,” pungkasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel