
Iendra menambahkan, tahun ini perhelatan Mojang Jajaka mendapat dukungan penuh melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia Jawa Barat, di mana sektor kreatif Bank Indonesia fokus pada peningkatan performa UMKM, perdagangan, dan investasi.
“Sekarang, di saat situasi perdagangan ekonomi global kurang baik, maka ekonomi domestik perlu ditingkatkan, salah satunya melalui sektor pariwisata. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut baik kolaborasi dengan Bank Indonesia,” ujar Iendra.
Iendra juga mengaku bangga atas penampilan 27 pasangan Mojang dan Jajaka dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, yang menyampaikan berbagai gagasan untuk mengembangkan potensi daerah di bidang pariwisata, kesehatan, lingkungan, dan ekonomi.
“Setiap ide akan dikurasi, karena ini orisinal dari mereka. Walaupun mereka mungkin belum sepenuhnya memahami kondisi di lapangan, namun tetap harus didukung dan dibantu tindak lanjutnya,”tuturnya.
Misalnya, sambung Iendra, melalui pembuatan proposal. Ia berharap, jangan sampai ide-ide tersebut hanya berhenti sebagai rencana, tetapi harus diwujudkan dalam implementasi.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















