BOGORTODAY.COM – Sebagian orang mengaku bisa tetap aktif dan bertenaga meski hanya tidur lima jam per malam. Bahkan, ada yang merasa tak mengalami gangguan kesehatan sama sekali.
Namun, para ahli kesehatan menegaskan bahwa kurang tidur bukan hal yang sepele. Efeknya mungkin tidak langsung terasa, tapi bisa berdampak serius dalam jangka panjang.
Tidur adalah waktu penting bagi tubuh untuk memperbaiki sel-sel, menyeimbangkan hormon, dan memulihkan energi. Ketika kamu tidur terlalu singkat, proses ini terganggu.
Penelitian dari berbagai negara menunjukkan bahwa tidur di bawah enam jam per malam dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Di antaranya adalah diabetes tipe 2, stroke, dan penyakit jantung.
Kurang tidur juga menyebabkan tekanan darah meningkat. Sistem saraf jadi lebih tegang dan tubuh tidak bisa sepenuhnya beristirahat, meskipun kamu merasa tetap kuat di pagi hari.
Selain itu, fungsi otak juga akan terdampak. Kemampuan berkonsentrasi menurun, pikiran terasa lebih lambat, dan kamu bisa menjadi lebih mudah marah atau emosional.
Dalam jangka panjang, kebiasaan tidur singkat bisa memicu gangguan mental. Banyak kasus stres kronis, kecemasan berlebih, bahkan depresi berawal dari kurang tidur.
Sistem kekebalan tubuh pun melemah. Akibatnya, tubuh jadi lebih rentan terserang virus, bakteri, dan sulit pulih saat sedang sakit.
Penurunan kualitas tidur juga berdampak pada metabolisme tubuh. Berat badan bisa naik karena tubuh cenderung menginginkan makanan tinggi kalori saat lelah.
Tak hanya itu, kurang tidur bisa membuat kulit tampak lebih kusam. Proses regenerasi kulit terjadi saat tidur, jadi waktu tidur yang cukup penting untuk penampilan juga.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















