
“PUSYANSOS PENTAS bukan sekedar program administratif, tetapi wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial kami terhadap kelompok rentan,” ujar Camat Sukamakmur, Bakri Hasan.
Bakri menjelaskan, pusat pelayanan ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti layanan konseling sosial, pendampingan administrasi (akses bantuan sosial dan dokumen kependudukan), serta koordinasi lintas sektor untuk rehabilitasi medis dan pelatihan keterampilan.
“Kami ingin memastikan bahwa penyandang disabilitas sosial tidak lagi merasa tersisih dari layanan pemerintahan. Kami hadir untuk mendengar, melayani, dan memberdayakan,” tandasnya.
Ia menuturkan, inovasi ini melibatkan kolaborasi aktif antara Dinas Sosial, puskesmas, dan organisasi penyandang disabilitas, guna memastikan pendekatan yang menyeluruh dan tepat sasaran.
“Harapannya, PUSYANSOS PENTAS dapat menjadi contoh model pelayanan sosial yang inklusif dan adaptif, tidak hanya di tingkat kecamatan, tetapi juga di tingkat kabupaten hingga nasional,” pungkas Camat Sukamakmur, Bakri Hasan. (* / Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















