
“Saat pembahasan Raperda, kami sudah menyampaikan kepada Sekda agar membina RSUD karena ini anomali. Seharusnya, BUMD memberikan kontribusi terhadap APBD Kota Bogor,” ujar Adityawarman, pada Selasa (23/7/2025).
Sementara itu, Direktur Utama RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir, membantah jumlah utang yang diberitakan telah mencapai ratusan miliar. Ia menegaskan bahwa seluruh utang yang ada timbul dalam rangka menjaga pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berusaha memberikan yang terbaik. Insya Allah, utang RSUD Kota Bogor masih dalam batas yang dapat dikendalikan,” ujarnya singkat.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















