
BOGORTODAY.COM – Aksi nekat dan kocak seorang pria yang menyantap sesajen di gunung tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial, khususnya TikTok.
Video yang diunggah oleh akun @ajigymnastiar memperlihatkan dirinya menikmati sesajen yang ditemuinya saat mendaki, menuai tawa sekaligus pro-kontra dari warganet.
Dalam beberapa budaya di Indonesia, sesajen merupakan persembahan yang umumnya ditujukan bagi roh leluhur atau penjaga alam, dan biasanya diletakkan di tempat yang dianggap sakral seperti hutan, gunung, atau persimpangan.
Namun, pria bernama Ajigymnastiar ini justru mengikuti intrusive thought atau pikiran acak yang terlintas di benaknya: mukbang alias menyantap sesajen yang ada di hadapannya.
Pisang, Air Kelapa, dan Kopi Jadi Menu Mukbang
Dalam video yang diunggah pada Selasa (15/7/25), Ajigymnastiar memperlihatkan dirinya tengah menikmati sesajen yang berisi satu sisir pisang, segelas air kelapa, dan kopi hitam yang disajikan di atas daun pisang.
Sambil duduk santai, ia terlihat menikmati pisang sambil menyeruput kopi dan air kelapa seperti layaknya sedang bersantap di warung.
“Mukbang sesajen. Kalo kalian mukbang apa?” tulisnya dalam caption video tersebut.
Tak berhenti di situ, Ajigymnastiar bahkan membawa sisa pisang untuk dimakan di perjalanan. Aksinya ini sontak menarik perhatian warganet karena berani melanggar kepercayaan yang masih dipegang sebagian masyarakat, yakni bahwa mengganggu sesajen bisa mendatangkan bala atau sial.
Respons Warganet: dari Ngakak Sampai Bikin Cerita Rakyat
Video tersebut pun viral, ditonton lebih dari 23,8 juta kali dan mengundang ribuan komentar netizen. Banyak yang ngakak melihat aksi tak biasa itu, namun tak sedikit pula yang merasa ngeri karena menyangkut urusan spiritual.
“Penduduk lokal: tuh kan akhirnya sesajen kita diambil (dan terciptalah cerita rakyat),” tulis seorang netizen.
“Makan sesajen anjir, terus warga sekitar merinding karena sesajennya habis. Bilangnya dimakan leluur,” timpal netizen lainnya.
Dikira Bercanda, Ternyata Keluarga Ikut Lihat di TV
Efek dari aksi viral ini tak berhenti di dunia maya. Dalam unggahan lanjutannya, Ajigymnastiar bercerita bahwa videonya bahkan sampai ditayangkan di televisi nasional.
Akibatnya, keluarganya pun mengetahui aksi konyol tersebut dan memberinya “wejangan” agar mengganti isi sesajen yang telah ia santap.
“Dikirain cuma iseng biasa, eh jadi tontonan sekeluarga. Disuruh ganti tuh pisang dan kopinya,” kata Ajigymnastiar dalam video lanjutannya.
Ajigymnastiar: Nggak Kena Bala, Cuma Kena Kenyang
Ajigymnastiar mengaku aksinya tersebut tidak berlandaskan niat jahat. Ia hanya mengikuti dorongan acak dalam pikirannya, dan yang ia rasakan usai menyantap sesajen itu hanyalah… kenyang.
“Efeknya lambung terisi dan perut jadi kenyang sementara,” ujarnya sambil tertawa.
Ajigymnastiar pun meluruskan bahwa dirinya tetap menghargai kepercayaan masyarakat setempat dan akan mengganti makanan-makanan yang telah dimakannya sebagai bentuk tanggung jawab.
Aksi Ajigymnastiar memang sukses menghibur dan mengundang tawa. Namun di sisi lain, video ini juga memunculkan diskusi soal pentingnya menghormati kepercayaan lokal dan batas-batas yang sebaiknya dijaga.
Meski hanya sekadar dorongan impulsif, makan sesajen tetap menyentuh ranah sensitif bagi sebagian masyarakat Indonesia.
Kalau kamu di posisi Ajigymnastiar, berani juga mukbang sesajen?***
Sumber: CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















