
BOGORTODAY.COM – Pemdes Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk membahas laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) semester I Tahun Anggaran 2025.
Acara yang digelar di halaman gedung Paud Seruni tersebut berlangsung tertib dan dihadiri oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinkamtibmas, Babinsa, Kasipem Kecamatan Sukajaya, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga, Sabtu (26/7/2025).
Kepala Desa Cileuksa, Ujang Ruhyadi, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa realisasi penggunaan anggaran semester pertama menunjukkan progres yang cukup baik. Alokasi Dana Desa (ADD) telah terealisasi sebesar 50 persen, begitu pula dengan Bantuan Hasil Pajak dan Retribusi Daerah (BHPRD) sebesar 50 persen, serta Dana Desa yang telah terserap sebesar 48 persen.
“Untuk Bantuan Keuangan (Bankeu) dan Bantuan Provinsi (Banprov) hingga saat ini belum terealisasi karena anggarannya memang belum masuk ke rekening desa,” kata Ujang Ruhyadi yang akrab disapa Apih Ujang.
Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan yang sudah dilaksanakan melalui APBDes 2025 telah mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa Perubahan (RKPDes-P) Tahun Anggaran 2025.
Dalam forum musyawarah tersebut, Apih Ujang juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat hasil pembangunan infrastruktur desa yang sudah dilaksanakan.
“Kami berharap seluruh warga ikut serta dalam merawat fasilitas desa demi keberlanjutan manfaatnya di masa mendatang,” katanya.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Cileuksa, Wahyudin, dalam sambutannya menyampaikan pandangan resmi lembaga terhadap laporan realisasi APBDes semester I. BPD bersama seluruh anggota menyatakan menerima dan menyepakati hasil laporan tersebut, sekaligus menetapkan kesepakatan Musdes sebagai keputusan bersama.
“BPD menyetujui dan menerima laporan yang disampaikan Kepala Desa. Ini menjadi bagian penting dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran desa,” kata Wahyudin.
Selain membahas laporan APBDes, Apih Ujang juga menyampaikan informasi terkait rencana pembangunan strategis di wilayah Desa Cileuksa yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor. Di antaranya adalah pembangunan jalan dan jembatan penghubung Cileuksa–Ngasuh yang tengah dalam proses perencanaan.
Tak hanya itu, Pemerintah Desa Cileuksa juga telah mengusulkan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana sebanyak 300 unit yang direncanakan akan dibangun di Dusun 2.
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















