Waktu Sarapan Ideal, Sebelum Pukul 08.30 untuk Metabolisme Optimal

sarapan
Sarapan kerap disebut sebagai waktu makan paling penting dalam sehari. Foto : Dok. Istockphoto.com

BOGORTODAY.COM – Sarapan kerap disebut sebagai waktu makan paling penting dalam sehari. Namun, agar manfaatnya maksimal bagi tubuh, waktu sarapan harus dilakukan secara tepat.

Ahli gizi Samantha Cassetty menjelaskan bahwa tubuh manusia secara alami siap menerima asupan makanan di pagi hari. Energi dari makanan ini digunakan untuk mengawali aktivitas harian dan menjaga metabolisme tetap stabil.

Sarapan di pagi hari membantu menyinkronkan jam biologis tubuh. Melewatkan atau menunda sarapan justru mengacaukan metabolisme harian,” ujar Cassetty seperti dikutip dari Today, Kamis (13/3/2025).

Tubuh memiliki ritme sirkadian, yaitu jam internal yang mengatur berbagai fungsi biologis seperti tidur, metabolisme, dan hormon. Ketika waktu makan pertama ditunda terlalu lama, ritme ini bisa terganggu, yang berdampak pada sistem metabolik secara keseluruhan.

BACA JUGA :  4 Bulan Kelahiran yang Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul, Apakah Kamu Salah Satunya?

Menurut Cassetty, waktu sarapan paling ideal adalah sebelum pukul 08.30 pagi. Pada waktu tersebut, sensitivitas tubuh terhadap insulin masih tinggi, sehingga karbohidrat dapat diproses lebih baik untuk menjaga stabilitas gula darah dan energi.

Penelitian juga menunjukkan bahwa sarapan setelah pukul 09.00 pagi berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung. Sebaliknya, sarapan lebih awal terbukti membantu mengontrol nafsu makan dan menurunkan asupan kalori harian.

Selain waktu, konsistensi jam sarapan setiap hari turut berpengaruh pada kestabilan hormon lapar seperti ghrelin. Studi menunjukkan bahwa mereka yang memiliki jadwal makan pagi yang teratur cenderung lebih sukses dalam menjaga berat badan ideal dan pola makan sehat.

Untuk menu sarapan, para ahli menyarankan kombinasi makanan yang mengandung protein, serat, dan lemak sehat. Contohnya antara lain telur orak-arik dengan roti gandum dan alpukat, yogurt dengan buah dan kacang, smoothies buah dengan susu almond dan oats, atau tahu tumis dengan ubi rebus.

BACA JUGA :  Gagal Lolos SNBT 2026? Masih Ada Peluang Masuk PTN Lewat Jalur Mandiri, Ini Daftar Kampus yang Buka Pendaftaran Juni

Sebaliknya, makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan seperti donat, sereal manis, dan roti putih sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat dan penurunan energi mendadak.

Dengan memilih waktu dan jenis makanan yang tepat saat sarapan, tubuh dapat bekerja lebih optimal sepanjang hari dan menjaga kesehatan jangka panjang. ***

Sumber: detikcom

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================