
Tokoh-tokoh penting seperti Panglima Polim, Sultan Mahmud Syah, Teuku Umar, dan Cut Nyak Dhien memimpin perlawanan rakyat Aceh, baik melalui perang terbuka maupun gerilya. Belanda kemudian menerapkan strategi intelijen dan infiltrasi melalui tokoh orientalis Snouck Hurgronje untuk meredam perlawanan.
Kesultanan Aceh resmi berakhir pada 1903 setelah Sultan terakhir, Alauddin Muhammad Daud Syah, menyerah kepada Belanda. Meski demikian, semangat perlawanan Aceh terhadap kolonialisme tercatat sebagai bagian penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. ***
Sumber: intisari.grid.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














