
Sepanjang tahun 2025, hanya terdapat empat fenomena gerhana yang tercatat, yaitu:
- Gerhana Bulan Total pada 14 Maret 2025, terlihat sebagian dari wilayah Indonesia bagian timur.
- Gerhana Matahari Sebagian pada 29 Maret 2025, tidak dapat diamati dari Indonesia.
- Gerhana Bulan Total pada 7 September 2025, dapat disaksikan dari Indonesia.
- Gerhana Matahari Sebagian pada 21 September 2025, tidak tampak dari wilayah Indonesia.
Sementara itu, Gerhana Matahari Total yang disebut-sebut terjadi pada 2 Agustus sesungguhnya akan terjadi pada 2 Agustus 2027, bukan tahun 2025.
Fenomena tersebut tidak akan melewati Indonesia, melainkan melintasi wilayah seperti Maroko, Spanyol, Libya, Mesir, dan Arab Saudi, sebagaimana dilansir situs resmi NASA.
BMKG juga mengingatkan masyarakat bahwa Gerhana Matahari Total tidak membuat seluruh Bumi menjadi gelap, melainkan hanya wilayah yang berada dalam jalur bayangan total (umbra) Bulan. Lamanya kegelapan pun hanya terjadi beberapa menit di lokasi tertentu.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak melihat Gerhana Matahari secara langsung tanpa pelindung khusus karena dapat merusak retina mata secara permanen. Pengamatan sebaiknya dilakukan dengan kacamata khusus gerhana atau metode tidak langsung.***
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















