
“Saya lihat masyarakat dan aparaturnya luar biasa kompak, cinta Rasul, cinta Qur’an. Ini budaya yang harus terus dijaga di tengah tantangan zaman seperti sekarang,” ungkapnya.
Ajat menambahkan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam memperkuat silaturahmi dan membangun kebersamaan. Serta mendukung syiar islam dan membentuk generasi bangsa yang mencintai Al Qur’an.
Camat Bojonggede, Tenny Ramdhani menyebutkan, bahwa tahun ini pawai diikuti oleh sembilan kontingen dari delapan desa dan satu kelurahan. Ia juga mengungkapkan bahwa ini adalah pawai taaruf pertama yang digelar kembali pasca pandemi COVID-19 sejak tahun 2019.
“Alhamdulillah, ini pertama kalinya kembali kita bisa laksanakan pawai ta’aruf setelah tujuh tahun. Antusias masyarakat luar biasa. Ini bukti semangat kita untuk terus menghidupkan syiar Islam di Bojonggede,” ujar Tenny. (*/ Gistin Iliyyin)
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















