CEO OpenAI Peringatkan Bahaya Autentikasi Konvensional di Era AI

CEO OpenAI
CEO OpenAI Sam Altman. (Foto: Getty Images/Variety)

BOGORTODAY.COM CEO OpenAI Sam Altman memperingatkan bahaya penggunaan teknologi autentikasi konvensional di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Ia menilai metode seperti sidik jari dan rekaman suara sudah tidak lagi aman digunakan, terutama dalam sektor keuangan.

Dalam pernyataannya pada Selasa (29/7/25), Altman menyebut masih ada lembaga keuangan yang mengandalkan biometrik seperti sidik jari atau suara untuk memverifikasi transaksi. Padahal, menurutnya, teknologi AI saat ini sudah mampu meniru manusia dengan sangat realistis.

BACA JUGA :  Argentina di Piala Dunia 2026: Kandidat Kuat Pertahankan Gelar Juara

“Satu hal yang membuat saya takut adalah masih ada lembaga keuangan yang menerima sidik jari sebagai autentikasi untuk memindahkan uang. Anda mengucapkan kalimat tantangan, dan mereka akan melakukannya,” ujar Altman.

“Itu hal yang gila. AI telah sepenuhnya mengalahkan sebagian besar cara autentikasi saat ini, selain kata sandi.”

BACA JUGA :  MMAJ Jakarta 2026 Hadirkan Festival Anime dan Budaya Jepang Berskala Internasional di Gandaria City

Ia juga mengungkap kekhawatiran bahwa manusia bisa kehilangan kendali terhadap sistem AI yang sangat cerdas, atau bahkan menyerahkan terlalu banyak kekuasaan pengambilan keputusan kepada teknologi tersebut. Altman memprediksi bahwa AI berpotensi melampaui kecerdasan manusia pada 2030-an.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================