
“Masalah kesehatan, sosial, dan pendidikan juga masuk dalam substansi yang saya sampaikan kepada para siswa,” jelasnya.
Respons siswa-siswi SBR dinilai cukup interaktif. Setiap pertanyaan yang mereka lontarkan mendapat apresiasi langsung dari Jenal Mutaqin.
“Ini menjadi tantangan bagi saya, bagaimana saya bisa interaktif sekaligus mengeksplorasi pertanyaan-pertanyaan yang cukup kritis. Keingintahuan mereka terhadap masalah Kota Bogor sangat terlihat,” ungkapnya.
Bagi Jenal Mutaqin, metode pengajaran seperti ini cukup efektif untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan mudah diterima oleh anak-anak, meskipun substansi yang disampaikan tergolong berat.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















