
Kepala Puskesmas Kemang mengapresiasi respons positif datang dari berbagai pihak, mulai dari guru, orang tua, hingga para siswa.
Banyak yang menyebut pendekatan dongeng terbukti lebih efektif dalam menarik perhatian anak dan menyampaikan pesan kesehatan dibandingkan metode ceramah konvensional.
“Program ini akan kami jadikan kegiatan rutin yang digelar secara berkala di sekolah-sekolah dan lembaga PAUD yang berada dalam wilayah kerja Puskesmas Kemang. Ke depan, program ini juga akan dikembangkan lebih lanjut dengan menghadirkan tokoh-tokoh baru dan alur cerita yang disesuaikan dengan isu-isu kesehatan anak lainnya,” tuturnya.
Ia berharap dengan hadirnya “Dongeng Peri Gigi”, Puskesmas Kemang dapat ikut berkontribusi dalam menurunkan angka karies gigi pada anak-anak, sekaligus membentuk generasi yang lebih sadar dan peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut mereka.***
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















