
BOGORTODAY.COM – Pemain muda Indonesia yang tengah naik daun, Alwi Farhan, berhasil meraih gelar terbesar dalam kariernya sejauh ini dengan menjuarai SANDS CHINA LTD Macau Open 2025. Dalam partai final yang berlangsung ketat, Alwi tampil impresif dan menaklukkan wakil Malaysia, Justin Hoh, dengan skor meyakinkan 21-15, 21-5.
Alwi, yang merupakan juara dunia junior 2023, sebelumnya mencatat prestasi terbaik di ajang Indonesia Masters (Super 100) pada November tahun lalu. Kini, ia semakin menegaskan potensinya sebagai bintang masa depan bulutangkis Indonesia.
“Ini pertandingan yang sulit… Tapi saya bisa mengendalikan permainan di gim pertama,” ujar Alwi yang kini menempati peringkat 25 dunia.
“Di gim kedua, situasi lapangan cukup rumit, tapi saya berusaha menjaga emosi dan fokus. Saya sering terlalu bernafsu untuk mengejar poin sehingga malah membuat kesalahan. Hari ini saya dan pelatih benar-benar menyiapkan strategi, dan saya bersyukur atas hasilnya. Saya bangga karena setiap hari saya terus berkembang.”
Sementara itu, di sektor tunggal putri, Chen Yu Fei (peringkat 5 dunia) sukses meraih gelar kelimanya tahun ini usai menumbangkan Line Christophersen dengan skor 21-17, 21-17.
“Kuncinya adalah saya lebih sabar dibanding dia,” kata Chen.
“Smash-nya memang kuat, jadi saya harus sabar dan tetap percaya diri. Saya terus menyemangati diri sendiri untuk berjuang. Ini awal yang baik. Di Kejuaraan Dunia nanti, saya ingin menantang diri sendiri dan meraih hasil lebih baik.”
Kabar besar lainnya datang dari ganda campuran Denmark, Mathias Christiansen / Alexandra Boje, yang mencatat comeback luar biasa. Dalam turnamen pertama mereka setelah lebih dari setahun absen, keduanya berhasil menumbangkan pasangan Jimmy Wong / Lai Pei Jing dengan skor 21-13, 21-16.
“Kuncinya adalah tetap fokus karena kondisi lapangan cukup sulit, bahkan ada tetesan air,” ungkap Christiansen, yang bermain dalam kondisi cedera.
“Kami mencoba bermain agresif dan menyelesaikan pertandingan dalam dua gim. Tidak ada rencana permainan matang—kami hanya fokus dan waspada. Kami puas dengan pertahanan kami, dan itu sangat penting.”
Alexandra Boje menambahkan, “Gelar ini sangat berarti. Ini adalah turnamen pertama kami setelah setahun absen, dan kami sama sekali tidak menyangka bisa juara. Rasanya luar biasa bisa kembali ke lapangan dan menang bersama. Saya bangga padanya dan pada pencapaian kami.”***
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















