Kelaparan di Gaza Tewaskan 175 Orang, 93 di Antaranya Anak-anak

BOGORTODAY.COM Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza, Palestina, melaporkan bahwa jumlah korban jiwa akibat kelaparan terus meningkat.

Hingga Minggu (3/8/2025), tercatat 175 orang meninggal dunia karena kekurangan gizi dan malnutrisi. Dalam 24 jam terakhir saja, enam warga Palestina dilaporkan meninggal akibat kondisi tersebut.

Dari total korban tersebut, sebanyak 93 orang merupakan anak-anak, menurut laporan Anadolu Agency.

Krisis kelaparan di Gaza diperparah oleh blokade ketat Israel terhadap akses makanan, air bersih, dan obat-obatan selama agresi militer yang berlangsung sejak Oktober 2023.

BACA JUGA :  Izin PT BSS Dibekukan, Pemkab Tunggu Penyelesaian Sengketa Lahan

Akibatnya, lebih dari 2,1 juta warga Gaza kini menghadapi ancaman kelaparan ekstrem dan kondisi malnutrisi yang mengancam jiwa.

Sejak dimulainya agresi, lebih dari 60.400 warga Palestina dilaporkan tewas. Mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak.

Meski demikian, Israel hingga kini tetap menolak seruan internasional untuk melakukan gencatan senjata.

Sementara itu, Israel tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ). Pada November 2024 lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) juga telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Galant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

BACA JUGA :  Memilih Sekolah yang Tepat untuk Anak Hiperaktif, Orang Tua Perlu Pertimbangkan Hal Ini

Situasi kemanusiaan di wilayah tersebut kian memburuk, dengan komunitas internasional terus mendesak penghentian kekerasan dan pembukaan akses bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================