
Marles mengungkapkan bahwa kapal Mogami pertama dijadwalkan mulai beroperasi di Australia pada 2030.
Tiga unit pertama akan diproduksi di luar negeri, sementara sisanya direncanakan akan dibangun di galangan kapal Australia Barat guna mendukung industri pertahanan dalam negeri.
Kapal-kapal ini juga dirancang untuk menggantikan fregat kelas Anzac yang dianggap sudah tua dan ketinggalan zaman.
Langkah Strategis Hadapi Ketegangan Kawasan
Langkah Australia ini menjadi bagian dari restrukturisasi militer besar-besaran yang dimulai sejak 2023.
Pemerintah Canberra disebut tengah fokus membangun kemampuan serangan jarak jauh, yang dinilai penting untuk mengimbangi kekuatan militer China di kawasan Asia-Pasifik.
Tak hanya dengan Jepang, Australia juga sebelumnya menjalin aliansi pertahanan AUKUS bersama Amerika Serikat dan Inggris.
Dalam perjanjian itu, Australia akan menerima tiga kapal selam nuklir kelas Virginia dari AS dalam 15 tahun ke depan.
Pemerintah Australia juga menargetkan peningkatan jumlah armada kapal perangnya dari 11 menjadi 26 unit dalam satu dekade ke depan, menunjukkan komitmen serius untuk menjadi kekuatan maritim yang dominan di kawasan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















