
Widyaiswara BSSN, R. Firman Suprijandoko, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata untuk membentuk pemimpin yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
“Tujuan dari pelatihan ini adalah membentuk digital leader—pemimpin yang memahami teknologi, sehingga proses transformasi digital di instansi pemerintahan bisa berjalan lebih cepat dan efektif,” jelas Firman.
Ia juga mengapresiasi fasilitas yang dimiliki oleh Diskominfo Kabupaten Bogor, khususnya keberadaan Data Center, yang menurutnya sudah termasuk kategori “keren” dan representatif dalam mendukung digitalisasi pelayanan publik.
Lebih lanjut, Firman menjelaskan bahwa kurikulum pelatihan ini menggunakan pendekatan Corporate University, dengan komposisi 10 persen pembelajaran formal, 20 persen sosial, dan 70 persen pelatihan langsung di lapangan. Model ini dinilai efektif dalam membentuk kemampuan pegawai negeri sipil secara berkelanjutan.
“Belajar langsung dari pekerjaan sehari-hari adalah kuncinya. ASN harus mendapatkan pengalaman langsung dari tugas mereka. Ini juga memberi kesempatan untuk melihat langsung kondisi di lapangan, seperti yang kami lakukan hari ini,” tambahnya.
Ia berharap pelatihan yang berbasis Bogor Corporate University dapat terus diadakan secara konsisten, demi mendukung munculnya SDM pemerintahan yang berkualitas dan bisa beradaptasi dengan tantangan zaman.***
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















