Bupati Bogor Ciptakan Iklim Usaha Sehat melalui Penataan Toko Modern

“Kami ingin UMKM tidak hanya bertahan, tetapi naik kelas. Satu gerai bisa jadi pintu bagi ribuan produk lokal untuk berkembang. Ini bukan hanya bisnis, ini soal keberpihakan,” ujar Bupati.

Bupati Bogor juga menyampaikan bahwa mulai akhir 2025, Pemerintah Kabupaten Bogor akan memulai tahapan pembangunan kawasan-kawasan yang diarahkan sebagai pusat ekonomi kolaboratif, yang menggabungkan toko modern dan UMKM dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.

BACA JUGA :  Penjualan Umum Tiket Konser BTS Jakarta 2026 Dibuka, ARMY Bersiap Berebut Kursi di SUGBK

Selain itu, pemerintah akan melibatkan BUMD, lembaga keuangan mikro, serta perbankan daerah seperti Bank BJB untuk mendukung pembiayaan bagi pelaku usaha kecil yang ingin masuk ke dalam jaringan distribusi toko modern.

“Jangan sampai toko modern besar tumbuh subur tapi pelaku UMKM lokal tertinggal. Kita bangun ekosistem yang saling menguntungkan,” tambahnya.

BACA JUGA :  Meriahkan KaBogor Fest, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih bagi Masyarakat

Selanjutnya, Kepala Cabang Bogor 2 mewakili jaringan toko modern Santoso Lubis menyampaikan komitmennya untuk mendukung program pemerintah dalam pembangunan ekonomi lokal.

“Alhamdulillah, kami bersyukur dan merasa terhormat atas kepercayaan yang diberikan. Kami diminta dan diharapkan untuk bersinergi secara nyata. Pemerintah telah memberi arahan yang jelas, dan kami siap merealisasikannya,” ujar Santoso Lubis.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================