Kota Bogor Borong Perhatian di Pasar Malam JKPI 2025 Yogyakarta

Selain itu, stan Kota Bogor juga menampilkan Lapis Talas, Kopi Liong, Kopi Cap Oplet, Es dan Bibit Kelapa Kopyor, Totopong, Batik Organik, Batik Pancawati, Batik D-Nita, olahan pala, sambal cihuy, ranginang, serta tas batik.

Ketua Dekranasda Kota Bogor, Yantie Rachim, menyampaikan apresiasinya terhadap ajang ini sebagai sarana promosi yang strategis bagi produk-produk UMKM Bogor.

BACA JUGA :  ABPEDNAS Tembus 100 Ribu Anggota, Momentum Hari Lahir Pancasila Perkuat Peran Desa

“PMI menjadi ruang ekspresi sekaligus etalase bagi kekayaan lokal Kota Bogor. Melalui keikutsertaan ini, kami ingin menunjukkan bahwa produk lokal Bogor, termasuk Yantie Rachim Signature yang mengusung tas dan batik dengan sentuhan lokal modern, mampu bersaing secara nasional bahkan internasional,” ujar Yantie Rachim.

Yantie Rachim menekankan, bahwa kolaborasi antara pelaku UMKM dan pemerintah daerah harus terus diperkuat untuk memperluas pasar dan meningkatkan kualitas produk kreatif di Kota Bogor.

BACA JUGA :  Bogor Kota, Sudahkah Tertata?

Kehadiran Kota Bogor dalam PMI tidak hanya memperkenalkan produk, namun juga membangun jejaring antar kota, mempererat kolaborasi, serta memperkuat identitas sebagai bagian dari kota pusaka yang kaya budaya dan inovasi.***

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================