
Selain membantu perbaikan gizi, keberadaan dapur SPPG juga membuka lapangan kerja dengan menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja lokal. Program ini turut didukung oleh Koperasi Desa Merah Putih yang bertujuan menggerakkan roda perekonomian desa.
“Dengan adanya dapur SPPG dan koperasi, diharapkan ekosistem ekonomi desa akan bergerak, sekaligus menyehatkan ibu dan anak-anak, termasuk balita dan anak sekolah, sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting,” jelasnya.
Lodewijk juga menyebutkan pentingnya peran pemerintah daerah dalam pengawasan pelaksanaan program. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bogor dapat turut memastikan SPPG berjalan optimal di wilayahnya.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














