
Menurutnya, melestarikan warisan budaya, baik yang bersifat benda maupun tak benda, menjadi pekerjaan rumah yang harus dijaga bersama. Ia menyebut bahwa upaya ini sejatinya merupakan kesinambungan dari pemikiran dan gagasan para pemimpin sebelumnya.
“Tugas kita adalah bagaimana melestarikan semua bentuk peninggalan, baik benda maupun tak benda. Saya kira ini merupakan PR besar yang sudah seiring dengan pemikiran-pemikiran para pemimpin sebelumnya. Seperti yang disampaikan banyak pihak, semua ini harus datang dari hati, dari inovasi, dan juga dari imajinasi,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, turut menyampaikan apresiasinya terhadap potensi Kota Bogor yang dinilai sangat mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional.
“Ini punya potensi yang dahsyat untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi dari Presiden. Aset-aset daerah, kekayaan budaya, wisata alam, kalau dikolaborasikan semua itu akan menjadi faktor pertumbuhan ekonomi di daerah yang juga menunjang pertumbuhan ekonomi nasional,” tutur Bima Arya.
Ia menambahkan, Kota Bogor memiliki modal besar yang tidak dimiliki oleh banyak kota lainnya di Indonesia, mulai dari kekayaan alam, budaya hingga sejarah. Potensi ini, menurutnya, harus terus dikembangkan dan diarahkan secara tepat.
“Kota Bogor punya modal yang banyak dan tidak dimiliki kota-kota lain, alam, budaya, dan sejarah. Saya percaya Pak Wali dan Pak Wakil bisa terus mengembangkan ini menjadi kota hijau dan kota heritage,” tandasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















