
Selain itu, juga dilakukan doa lintas agama yang melibatkan berbagai tokoh lintas kepercayaan, sebagai simbol persatuan dan toleransi di tengah keberagaman.
“Kami menampilkan beberapa kebudayaan seperti pameran pusaka, debus, jaipong, karinding, tarawangsa, kajian budaya, selain itu juga kami mengadakan kegiatan sosial seperti terapi, pengobatan gratis, bakti sosial, serta doa lintas umat beragama,” jelas Darul Dinar.
Acara ini dihadiri oleh anggota IDN dari berbagai wilayah di Pulau Jawa, mulai dari Bogor, Bali, Jakarta, Depok, Bandung, Bekasi, hingga Sumedang, Tangerang, dan Banten.
Kehadiran para anggota dari berbagai daerah ini menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat dalam menjaga dan melestarikan budaya serta nilai-nilai leluhur.
Darul Dinar berharap bahwa melalui kegiatan ini, generasi muda dapat diingatkan untuk tidak melupakan sejarah dan warisan budaya nusantara.
“Harapannya jangan pernah melupakan sejarah, kami coba menggugah hati generasi muda dan milenial untuk mengingat dan meneruskan serta mewariskan nilai-nilai perjuangan para pahlawan dan para leluhur nusantara,” bebernya.
Milad ke-5 IDN ini menjadi momen penting untuk merawat kebudayaan dan meneguhkan komitmen sosial di tengah masyarakat, sekaligus mengajak generasi penerus untuk terus menghargai dan melestarikan warisan leluhur.
“Harapan di milad ke 5 ini, IDN lebih bermanfaat untuk menjaga keutuhan kebudayaan NKRI, umumnya sebagai mercusuar dunia,” tandasnya.
Wartawan : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















