
“Kondisi ini menjadi contoh bagaimana data statistik dapat menimbulkan kesan yang menyesatkan jika tidak dipahami secara utuh. Isu ketenagakerjaan nasional bukan hanya soal pengangguran, namun pekerjaan yang layak juga penting untuk menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
Ia menambahkan, masalah utama Indonesia bukan hanya soal ada kerja atau tidak, melainkan juga soal kelayakan pekerjaan.
Angka Tertinggi di Asia Tenggara
Per Februari 2025, jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,28 juta orang, di antaranya 3,6 juta merupakan pengangguran usia muda.
Dengan TPT 4,76 persen, Indonesia mencatat angka pengangguran tertinggi di Asia Tenggara, berdasarkan laporan Trading Economics.
Berikut urutan persentase pengangguran tertinggi di Asia Tenggara:
- Indonesia – 4,76% (Feb–Mar 2025)
- Brunei – 4,7% (Des 2024)
- Filipina – 3,7% (Jun 2025)
- Myanmar – 3% (Des 2024)
- Malaysia – 3% (Mei 2025)
- Vietnam – 2,24% (Jun 2025)
- Singapura – 2,1% (Jun 2025)
- Timor Leste – 1,6% (Des 2024)
- Laos – 1,2% (Des 2024)
- Thailand – 0,89% (Mar 2025)
- Kamboja – 0,27% (Des 2024)
Perbandingan ini menunjukkan bahwa angka pengangguran Indonesia masih lebih tinggi dibanding negara-negara ASEAN lainnya, bahkan melebihi Brunei, Filipina, dan Malaysia.
Editor : Gistin Illiyin
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















