
“Ubi bermanfaat bagi kesehatan pencernaan berkat seratnya, serta meningkatkan imunitas tubuh karena kandungan beta-karoten dan vitamin C,” kata Annisa.
Kalium dalam ubi membantu menurunkan tekanan darah, sementara varietas dengan indeks glikemik sedang hingga rendah dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Selain itu, ubi bersifat antioksidan dan antiinflamasi alami.
Siapa yang Dianjurkan Mengonsumsi Ubi?
Menurut Annisa, ubi sangat baik untuk penderita:
- Konstipasi, karena seratnya membantu melancarkan pencernaan.
- Hipertensi, berkat kandungan kalium.
- Diabetes tipe 2, jika memilih ubi jalar berindeks glikemik rendah dan dikonsumsi dalam porsi terkontrol.
- Daya tahan tubuh lemah, karena vitamin A dan C memperkuat imunitas.
Siapa yang Perlu Membatasi Konsumsi Ubi?
Annisa mengingatkan, beberapa kelompok sebaiknya mengurangi konsumsi ubi:
- Penderita gangguan ginjal dengan fungsi ekskresi kalium terganggu.
- Penderita sindrom iritasi usus, karena oligosakarida dapat memicu gas, kembung, atau diare.
- Penderita diabetes dengan gula darah sangat tidak terkendali.
- Penderita batu ginjal oksalat, karena beberapa jenis ubi tinggi oksalat.
“Pada kelompok ini, konsumsi ubi sebaiknya dibatasi atau diatur sesuai anjuran dokter,” pungkasnya.***
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















