
Ia mengatakan, dugaan sementara faktor terjadinya longsor difaktori oleh curah hujan yang deras.
“Kejadian sekitar pukul 80:30 WIB, tiba-tiba terjadi longsor karena semalem terjadi hujan deras, sehingga genangan air menjadi faktor terjadinya longsor,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, bahwa atas kejadian tersebut ini merupakan musibah dan bukan merupakan kelalayan kerja.
“Ini merupakan musibah bukan merupakan kelalayan dan setau saya ini baru pertama kali terjadi selama saya menjabat sebagi kepala desa,” tegasnya.
Ia juga menghimbau kepada seluruh warganya dan sejumlah pemulung di TPAS Galuga agar selalu waspada dan berhati-hati.
“Kami menghimbau kepada sejulah warga dan pemulung agar tidak mendekati alat berat serta jangan terlalu dalam saat mengambil sampah-sampah daun ulang,” tandasnya.
Wartawan : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















