Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)
SEPERTI biasa tiap tahun kita mengadakan lomba 17 agustus sebagai wujud rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diperoleh oleh bangsa Indonesia, dengan susah payah dengan harta, tenaga bahkan nyawa oleh para pahlawan yang gugur dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
Tapi penulis miris dan prihatin, karena lomba 17 agustus selam ini bersifat hura-hura saja, lucu-lucuan, tidak mendidik, bahkan ada yang bersifat maksiat (seperti malam kesenian saat penyerahan hadiah, yang diisi dengan penyanyi dangdut berpenampilan sexy).
Ada juga yang membahayakan serta memakan korban tewas, yaitu lomba panjat pinang yang terlalu tinggi pohon pinangnya.
Atas dasar tersebut, maka akan lebih baik dan elok jika lomba 17 agustus itu bisa berlangsung dengan aman, sopan dan bisa menimbulkan jiwa nasionalisme dan patriotisme bagi masyarakat Indonesia.
Berikut adalah lomba 17 agustus yang bisa berlangsung dengan aman, sopan dan bisa menimbulkan jiwa nasionalisme dan patriotisme bagi masyarakat Indonesia, yaitu:
Lomba makan kerupuk lomba ini sudah menjadi tradisi, namun pastikan posisinya dalam keadaan duduk, sesuai sopan santun orang saat makan harus duduk. Lomba estafet sarung lomba ini mengutamakan kekompakan tim dan koordinasi.
Editor : Gistin Illiyin
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















