
Ia menerangkan, kegiatan inovasi ini juga melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari PAUD, KUA, DP3AP2KB, hingga kader Posyandu dan bidan desa.
Edukasi dilakukan melalui kelas ibu balita di PAUD, pemeriksaan calon pengantin di Puskesmas, serta kunjungan rumah untuk menjaring sasaran yang belum mengakses layanan kesehatan.
“Pelaksanaan monitoring dan evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui pencatatan distribusi dan hasil penggunaan test pack, laporan capaian indikator K1, hingga evaluasi lapangan yang disampaikan dalam forum lintas sektor tingkat kecamatan,” terang Noor.
Noor berharap, dengan adanya inovasi JARING PAUS, Puskesmas Jasinga menegaskan peran strategisnya dalam memperkuat pelayanan kesehatan dasar, mendekatkan akses layanan ke masyarakat, dan menciptakan sistem kesehatan yang lebih responsif terhadap kebutuhan ibu dan anak di Kabupaten Bogor.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















