
Tujuannya, memastikan setiap ibu yang akan melahirkan mendapatkan penjemputan dan rujukan medis secepat mungkin.
“Kami ingin memastikan setiap ibu dan bayi mendapatkan kesempatan hidup yang terbaik. Dengan JUMPA FAN, proses penjemputan dilakukan lebih cepat, terkoordinasi, dan terjamin aman,” jelas Dian.
Dian menerangkan, sejak diuji coba pada Februari 2023, program ini berhasil memangkas waktu respon penjemputan dari lebih dari satu jam menjadi rata-rata hanya 20–30 menit. Hasilnya, persalinan di fasilitas kesehatan meningkat dan kerja sama lintas sektor semakin kuat.
“Ke depan, Puskesmas Pasar Rebo berkomitmen memperluas jangkauan JUMPA FAN sebagai strategi berkelanjutan dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Bogor,” tandas Dian.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















