
“Sepertinya dia tidak sempat lari karena tertutup longsoran sampah. Saat penggalian baru diketahui kalau dia menjadi korban,” katanya.
Proses evakuasi berlangsung dramatis selama sekitar dua jam. Alat berat yang dikemudikan Agus ditemukan dalam posisi terbalik, hanya bagian bucket yang terlihat di permukaan.
Tim gabungan bersama warga menggunakan metode manual dan bantuan alat berat untuk menggali tumpukan sampah sebelum jasad korban berhasil diangkat.
“Setelah kelihatan, baru diangkat. Sekarang posisinya masih di RSUD Leuwiliang,” jelas Warni.
Editor : Gistin Illiyin
Wartawan : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















