Hujan Deras dan Angin Puting Beliung Hantam Cigombong, 326 Titik Terdampak

Cigombong
Pemerintah Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, saat meninjau lokasi terdampak bencana. Foto : metrobogor.com

BOGORTODAY.COM – Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, dikepung gelombang bencana alam, Sabtu (8/8/2025). Data terbaru menunjukkan sebanyak 326 titik bencana terjadi di seluruh desa di kecamatan ini, menjadikannya jumlah tertinggi dalam sejarah.

Camat Cigombong, R.E. Irwan Somantri, menyatakan bahwa bencana kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.

“Berdasarkan catatan sejarah kami, jumlah bencana yang tercatat sejak Sabtu sore adalah yang tertinggi. Ini menjadikan bencana di Cigombong tahun 2025 sebagai yang paling parah,” ujar Irwan kepada metrobogor.com, Rabu (13/8/2025).

Rinciannya, Desa Cigombong tercatat memiliki lima titik bencana, Pasir Jaya 14 titik, Watesjaya 8 titik, Cisalada 55 titik, Tugujaya 229 titik, Srogol 10 titik, dan Ciburayut 5 titik. Mayoritas bencana yang terjadi berupa kerusakan akibat hujan deras disertai angin puting beliung.

Irwan menambahkan, pihaknya secara aktif melakukan pemantauan dengan meninjau setiap lokasi terdampak. Kegiatan ini sekaligus untuk memastikan laporan yang akan disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Bogor tepat sasaran dan akurat.

BACA JUGA :  Perlintasan KRL Tanpa Palang di Bojonggede Telan Korban

“Kami meninjau sejumlah titik bencana agar kondisi di lapangan bisa diverifikasi secara langsung. Langkah ini sesuai instruksi Bupati Bogor terkait tanggap bencana,” katanya.

Selain memantau, koordinasi lintas sektoral menjadi prioritas. Proses verifikasi laporan dilakukan berjenjang dari kepala desa hingga kecamatan untuk memastikan bantuan pemerintah dapat segera diterima masyarakat yang terdampak.

“Data yang kami himpun akan dilaporkan secara resmi sesuai prosedur penanganan bencana. Ini penting agar bantuan dan langkah penanganan dari pemerintah kabupaten maupun pihak terkait bisa cepat sampai ke masyarakat,” jelas Irwan.

Pihak kecamatan juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat. Mengingat prakiraan cuaca ekstrem yang kemungkinan masih berlanjut, warga diminta melaporkan segera jika terjadi kerusakan atau situasi berbahaya.

BACA JUGA :  Warga Digenjot Taat Pajak, Truk Dinas Pelat Merah di Kota Bogor Malah Nunggak Sejak 2021

“Kami mengimbau warga untuk tidak lengah. Jika ada kerusakan atau situasi berbahaya, segera laporkan kepada perangkat desa atau pihak kecamatan,” pesan Irwan.

Hingga kini, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama berbagai pihak terkait terus memantau situasi di Cigombong dan menyiapkan langkah tanggap darurat.

Selain evakuasi dan bantuan logistik, pihak berwenang juga melakukan mitigasi sementara untuk mengurangi risiko bencana susulan.

Langkah-langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan.

Bencana yang melanda Cigombong ini tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga mengganggu aktivitas warga sehari-hari, termasuk akses transportasi dan fasilitas umum.

Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, menjaga keselamatan, dan mengikuti arahan resmi dari aparat desa maupun kecamatan.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================