
Meski menuai kritik, agen perekrutan seperti Dynamic Staffing Services mengklaim telah mengirim ribuan pekerja konstruksi ke Israel dengan imbalan hingga tiga kali lipat dari gaji yang bisa mereka peroleh di India.
Agen tersebut menyebut peran pekerja India krusial bagi rekonstruksi Israel, menggantikan ketergantungan lama pada tenaga kerja Palestina dan migran dari negara lain.
Fenomena ribuan calon pekerja antre di pusat rekrutmen mencerminkan masalah ketimpangan ekonomi di India.
Meski menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat, studi World Inequality Lab 2024 menunjukkan ketimpangan pendapatan di India termasuk tertinggi di dunia, memicu minimnya pekerjaan penuh waktu bagi masyarakat miskin.
Pengiriman pekerja ini menegaskan posisi India sebagai mitra penting Israel dalam menjaga roda perekonomiannya, meski tekanan global terhadap Negeri Zionis kian meningkat.
Agresi Israel ke Gaza telah menewaskan lebih dari 61 ribu warga Palestina—termasuk 18 ribu anak—serta membuat ratusan ribu lainnya terluka dan menghadapi kelaparan akibat blokade bantuan internasional.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















