Danamon Peduli Dorong Pendidikan Berkelanjutan di Jawa Barat

Danamon
Dari kiri ke kanan: Ardiansyah Solaiman (New Ventures and Planning Head Danamon), Roeshartono (Ketua Yayasan Widyatama), Pinastika Junia (Regional Corporate Officer Danamon Jawa Barat), dan Prof. Dr. H. Dadang Suganda M.Hum (Rektor Universitas Widyatama) saat acara kolaborasi pengembangan laboratorium Teknik Industri Universitas Widyatama bersama Danamon Peduli. Foto : Ist.

BOGORTODAY.COM – PT Bank Danamon Indonesia Tbk “Danamon” melalui program Danamon Peduli, kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan berkelanjutan.

Pada Mei hingga Juli 2025, Danamon Regional Jawa Barat melaksanakan serangkaian kegiatan kolaboratif dengan Universitas Widyatama Bandung dan Sekolah Bina Persada Kota Baru Parahyangan.

Pinastika Junia, Regional Corporate Officer Danamon wilayah Jawa Barat, menegaskan bahwa selain berfokus pada pemenuhan kebutuhan finansial nasabah serta pemberdayaan karyawan dan masyarakat, perusahaan juga berupaya berkembang bersama komunitas, termasuk melalui bidang pendidikan.

“Melalui Danamon Peduli, kami ingin menjangkau civitas akademika agar berhasil di kancah global dan era digitalisasi yang kompetitif ini,” tegas Pinastika.

Melalui berbagai program ini, Danamon mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas, sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG 4 dan SDG 8).

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Apresiasi Raihan WTP Dua Kali Berturut-turut

“Investasi di bidang pendidikan merupakan langkah strategis membangun masa depan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Re-layout Laboratorium dan Pembangunan Fasilitas Air Hujan

Rangkaian kegiatan diawali pada 15 Mei 2025 dengan ubah tata letak (re-layout) Laboratorium Teknik Industri Universitas Widyatama Bandung. Tujuannya menciptakan ruang laboratorium yang lebih fungsional, aman, dan efisien bagi mahasiswa.

Ketua Yayasan Widyatama, Roeshartono menyampaikan bahwa Universitas Widyatama aktif membekali mahasiswa dengan hard skill maupun soft skill melalui beragam kegiatan, termasuk laboratorium, pemagangan, serta aktivitas pendukung lainnya.

“Melalui program ini, kami siap menghadapi tantangan industri modern bersama Danamon,” tutur Roeshartono, usai penandatanganan prasasti.

Inisiatif berikutnya adalah pembangunan fasilitas filterisasi dan penampungan air hujan di Sekolah Bina Persada Kota Baru Parahyangan. Fasilitas ini bertujuan mengurangi penggunaan air tanah dari sumur bor sekaligus menjadi solusi menghadapi musim kemarau.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Bogor Tepis Tudingan Intervensi Proses SHGB PT BSS

Serah terima fasilitas berlangsung pada 28 Juli 2025, dihadiri Rusli Sutanto, Pembina Yayasan Bina Persada, Pinastika Junia dan Abdul Hadi, Sustainability Finance Head Danamon.

Literasi Keuangan untuk Mendukung SDG

Bersamaan dengan serah terima fasilitas, Danamon menyelenggarakan pelatihan literasi keuangan bagi orang tua/wali siswa dan guru. Materi pelatihan berfokus pada perencanaan keuangan yang disesuaikan dengan kurikulum Bina Persada berbasis pembelajaran langsung (hands-on learning).

Rusli Sutanto, Pembina Yayasan Bina Persada, menjelaskan bahwa melalui kerja sama tersebut, mereka berharap siswa dapat memahami pentingnya pengelolaan lingkungan dan sumber daya air, termasuk air hujan.

“Bantuan Danamon diharapkan berdampak luas, termasuk pemanfaatan fasilitas di rumah masing-masing siswa dan guru,” katanya.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================