Waspadai Bahaya Bau Cat Baru, Bisa Picu Mual hingga Kerusakan Organ

Bau Cat
Ilustrasi Cat. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Bau cat dinding yang baru diaplikasikan kerap terasa menyengat dan tajam. Bagi sebagian orang, aroma tersebut dapat memicu rasa tidak nyaman, mual, hingga pusing.

Dilansir House Beautiful, bau tersebut berasal dari aktivitas VOC (volatile organic compounds), yaitu senyawa kimia yang menguap dari cat ke udara.

VOC berbentuk uap, dan semakin rendah persentasenya, semakin kecil kemungkinan cat mengeluarkan bau menyengat.

Mengutip How Stuff Works, VOC berfungsi membuat cat lebih tahan lama dan membantu dinding lebih cepat kering.

BACA JUGA :  Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Simak Daftar Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kilogram

Sementara menurut Healthline, contoh VOC antara lain toluene, xilena, aseton, metilen klorida, formaldehida, dan benzena.

Paparan VOC dapat berdampak pada kesehatan, baik jangka pendek maupun panjang. Efek jangka pendek meliputi pusing, sesak napas, iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, serta mual.

Dalam jangka panjang, VOC berpotensi merusak sistem saraf, hati, dan ginjal, tergantung daya tahan tubuh seseorang.

Kontraktor Wildan mengingatkan agar ruangan yang baru dicat tidak langsung ditempati. “Sebaiknya ruangan dibiarkan terbuka tanpa barang atau penghuni selama 2-3 hari. Dengan begitu, VOC bisa berkurang dan tidak berefek pada siapa pun,” ujarnya, Rabu (9/7/2025).

BACA JUGA :  Gudang Rongsok di Babakan Madang Terbakar, Diduga Dipicu Percikan Las

Jika ruangan tidak bisa dibiarkan terbuka, minimal pastikan adanya ventilasi yang memadai agar udara segar masuk dan keluar. Wildan menambahkan, “Biasanya 2-3 hari bau cat sudah hilang, tapi untuk aman, tunggu sekitar seminggu.”

Bagi yang tetap harus berada di ruangan saat proses pengecatan, disarankan menggunakan masker, sesekali keluar untuk menghirup udara segar, minum cukup air, dan beristirahat agar terhindar dari pusing dan mual.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================