BOGORTODAY,COM – Pemerintah mendorong literasi jaminan sosial bagi masyarakat sejak usia dini untuk memastikan seluruh warga Indonesia mendapatkan perlindungan yang layak.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa literasi yang luas dan merata menjadi kunci agar tak ada masyarakat yang tertinggal.
“Sistem Jaminan Sosial Nasional kita semakin bagus, sehingga kita memiliki pondasi yang kuat untuk meneruskan Sistem Jaminan Sosial lebih produktif. Tentu banyak kelemahan dan tantangan. Kita berharap perguruan tinggi, universitas, akademisi, dan ilmuwan menjadi bagian ekosistem yang memperkuat perkembangan Jaminan Sosial Nasional,” ujar Muhaimin, Jumat (15/8/2025).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Grand Launching Penguatan Ekosistem Jaminan Sosial Melalui Pendidikan di Universitas Airlangga Surabaya, Kamis (14/8/2025).
Program ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2023 tentang Peta Jalan Jaminan Sosial Tahun 2023–2024, yang menjadi pedoman strategis perencanaan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi, dan pengendalian Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro, menekankan bahwa jaminan sosial berlandaskan prinsip gotong royong.
Edukasi sejak sekolah dasar dinilai penting agar generasi muda memahami manfaat perlindungan jaminan sosial ketika memasuki dunia kerja.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















