
BOGORTODAY.COM – Matahari baru saja menyembul di ufuk timur, halaman Kantor Polsek Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sudah terlihat ramai dipadati puluhan pemulung, mereka berbaris rapi dengan wajah semringah. Di tangan mereka, kantong kosong menanti diisi lima kilogram beras, bantuan yang begitu berarti di tengah tingginya harga pangan.
Suasana makin hangat karena bukan hanya beras yang dibagikan, melainkan juga sarapan gratis. Aroma bubur ayam, lontong sayur, dan nasi uduk menggoda indera penciuman, sementara canda anak-anak pemulung yang bermain balon warna-warni membuat halaman polsek terasa seperti arena pesta rakyat.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, tampak menyapa satu per satu warga yang hadir. Ia menegaskan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolres Bogor melalui program Gerakan Pangan Murah.
“Alhamdulillah, hari ini kita bagikan 50 paket beras gratis untuk pemulung, dan 50 paket lainnya dijual murah. Selain itu juga ada sarapan gratis sejak pagi. Ini semua merupakan arahan Bapak Kapolres Bogor dalam program Gerakan Pangan Murah. Harapannya dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendekatkan polisi dengan warga,” ujar Edison kepada bogortoday.com.
Di antara antrean, tampak Gundiarto, seorang pedagang keliling yang juga penyandang disabilitas. Meski berjalan tertatih, senyumnya merekah saat menerima beras dari tangan polisi.
“Sehari-hari saya berjualan makanan anak-anak dengan penghasilan tidak menentu. Dengan adanya beras gratis ini, saya sangat terbantu. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus ada karena benar-benar meringankan beban,” ungkapnya tulus.
Sementara itu, Ana Sopiah, seorang pemulung yang baru pertama kali mengikuti kegiatan sosial di Polsek Cileungsi, tak bisa menyembunyikan rasa harunya.
“Saya sangat senang, merasa terbantu sekali. Selain beras, ada juga sarapan gratis dan mainan untuk anak-anak. Terima kasih kepada Kapolres Bogor dan polisi di sini. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berlanjut,” katanya dengan mata berkaca-kaca.
Polsek Cileungsi berkomitmen, kegiatan sosial semacam ini akan terus digelar berkesinambungan. Targetnya jelas, menyentuh masyarakat kecil, mulai dari pemulung, buruh, hingga pedagang informal,mereka yang paling rentan namun juga paling merasakan hangatnya uluran tangan. (CR4)
Bagi HalamanEditor : Bas
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















