
Namun kerja keras itu terbayar tuntas. Di hadapan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat Kabupaten Bogor, Nayla melangkah tenang membawa baki berisi Sang Merah Putih. Tidak ada rasa gugup, hanya kebanggaan sekaligus haru.
“Pengalaman saya pertama kali menjadi pembawa baki di tingkat Kabupaten Bogor itu hal yang sangat menyenangkan sekaligus menyedihkan. Menyedihkannya karena saya terharu bisa terpilih membawa baki pengibar,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Meski baru pertama kali tampil di panggung besar, Nayla yakin pengalaman ini akan menjadi batu loncatan bagi masa depannya. Ia berharap kiprah di Paskibraka bisa membawanya lebih dekat dengan cita-cita.
“Rencana mau ke Akpol, karena tujuannya ada di sana, mau jadi polisi,” tutupnya penuh semangat.
Dari seorang santri yang bahkan tak mengenal Paskibraka, Nayla kini sudah mencatat sejarah kecil dalam hidupnya—mengibarkan bendera kebanggaan bangsa di tengah perayaan kemerdekaan.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















