Prasasti Taman Air Mancur, Pemkot dan Pemkab Bogor Bersatu Lestarikan Cagar Budaya

Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti nyata dalam mempertahankan gedung cagar budaya Overloop Kelder Obelisk agar manfaatnya bisa dirasakan oleh anak cucu di masa depan.

“Ini momentum sinergitas dan kerja sama yang luar biasa antara Pemkot Bogor dan Pemkab Bogor. Di titik kita berdiri ini adalah penghubung antara Istana Bogor dan Istana Jakarta, sekaligus sumber kehidupan bagi masyarakat sekitarnya,” Rudy Susmanto.

Lebih lanjut, ia menegaskan walau hanya setitik air yang berasal dari Overloop Kelder Obelisk, sejarah bangsa Indonesia juga berangkat dari kelder ini.

BACA JUGA :  Mengapa Air Zamzam Tidak Pernah Habis? Ini Penjelasan dari Sisi Keagamaan dan Ilmiah

“Untuk itu kita tetapkan gedung ini sebagai Cagar Budaya,” tegas Rudy Susmanto.

Overloop Kelder Obelisk atau Pos Air Mancur menarik perhatian, karena usianya sudah lebih dari satu abad. Gardu pembagi air bertuliskan tahun 1922 ini merupakan peninggalan kolonial Belanda, yang dulunya dibangun oleh Waterleiding Bedrijf Buitenzorg untuk mengatur distribusi air bersih dari mata air Ciburial di kaki Gunung Salak ke berbagai wilayah, termasuk Batavia (Jakarta).

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kota Bogor Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS

Berdasarkan catatan sejarah yang tersimpan di Leidingnet Buitenzorg, fasilitas ini menjadi bagian penting dari jaringan pipa besi berdiameter besar yang dibangun pada awal abad ke-20. Sistem tersebut dirancang untuk memastikan pasokan air bersih yang stabil ke pusat pemerintahan Hindia Belanda dan permukiman elite di Batavia.***

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================