BOGORTODAY.COM – Amnesty International menuding Israel memberlakukan “kebijakan yang disengaja” untuk membuat warga Palestina kelaparan di Jalur Gaza.
Tuduhan ini muncul di tengah peringatan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan kelompok bantuan kemanusiaan mengenai risiko kelaparan yang semakin parah di wilayah tersebut.
Dalam laporan yang dikutip AFP, Amnesty menyatakan Israel tengah melakukan “kampanye kelaparan yang disengaja” melalui pembatasan bantuan, penghancuran infrastruktur, serta menciptakan kondisi hidup yang tidak manusiawi.
“Ini adalah hasil yang diinginkan dari rencana dan kebijakan yang telah diterapkan Israel selama 22 bulan terakhir untuk secara sengaja menghancurkan kehidupan warga Palestina di Gaza,” tulis Amnesty dalam laporannya.
Berdasarkan Kesaksian Pengungsi dan Tenaga Medis
Laporan Amnesty didasarkan pada wawancara dengan 19 warga Gaza yang kini mengungsi di tiga kamp darurat, serta dua tenaga medis dari rumah sakit di Kota Gaza.
Mereka menggambarkan kondisi anak-anak yang menderita gizi buruk serta kesulitan mendapatkan akses kesehatan.
Amnesty menuding Israel secara sistematis menghancurkan kesehatan, kesejahteraan, dan tatanan sosial warga Palestina di Gaza sebagai bagian dari kebijakan yang lebih luas.
Israel Bantah Tuduhan
Militer dan Kementerian Luar Negeri Israel belum memberikan komentar atas laporan Amnesty. Namun, dalam pernyataan sebelumnya, badan COGAT di Kementerian Pertahanan Israel membantah adanya malnutrisi meluas di Gaza.
Mereka juga menolak angka-angka korban dan penderita gizi buruk yang dirilis Kementerian Kesehatan di wilayah yang dikuasai Hamas.
Israel juga menegaskan bahwa tuduhan mengenai “genosida” atau upaya sistematis untuk memusnahkan warga Palestina merupakan “kebohongan terang-terangan”.
Tuduhan Serupa Pernah Muncul
Pada April lalu, Amnesty telah menuduh Israel melakukan “genosida yang disiarkan langsung” dengan menggusur paksa warga Gaza dan menciptakan bencana kemanusiaan. Tuduhan tersebut juga dibantah Israel.
Sementara laporan Amnesty menyoroti kebijakan Israel yang dianggap memperburuk krisis kemanusiaan, Israel terus membantah tuduhan tersebut.
Situasi di Gaza kini kian memprihatinkan, dengan meningkatnya peringatan dari lembaga internasional mengenai ancaman kelaparan massal.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















