
Ketimpangan performa makin terlihat di seri Red Bull Ring, Austria. Marquez meraih podium tertinggi, sedangkan Bagnaia hanya finis di posisi kedelapan. Perbedaan ini menjadi simbol pergeseran status di dalam tim Ducati.
Cadalora menilai tekanan dari kehadiran Marquez bisa mengganggu stabilitas mental Bagnaia. “Menjaga motivasi dalam situasi seperti itu sangat sulit,” katanya. Ia menambahkan bahwa bayang-bayang Marquez bisa membuat Bagnaia kehilangan konsistensi dan rasa percaya diri.
Banyak pengamat MotoGP mulai meyakini bahwa Ducati kini lebih memprioritaskan Marquez sebagai wajah baru tim. Aura besar The Baby Alien dinilai telah menggantikan dominasi Bagnaia, yang mulai meredup di musim ini.
Kini, pertanyaan besar pun muncul: apakah Bagnaia mampu bangkit dan merebut kembali tahtanya, atau Ducati benar-benar memasuki era baru di bawah kendali Marc Marquez? Jawaban atas pertanyaan ini bisa menentukan arah persaingan MotoGP dalam beberapa tahun ke depan. (mg1)
Editor : Samudera
Sumber : iNews
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















