
Saat itu, suporter Kampung Kalong Dagul dan Kampung Peuteuy sempat terlibat cekcok hingga akhirnya pertandingan dihentikan atas mediasi Polsek Jasinga
Namun, pada 9 Agustus 2025 turnamen kembali digelar tanpa koordinasi dengan pihak kepolisian. Puncaknya terjadi saat laga final antara tim Kampung Parung Sapi Kaum melawan Kalong Dagul pada 17 Agustus 2025 di lapangan Labora.
Seusai pertandingan, rombongan suporter Parung Sapi melakukan pawai motor melewati wilayah Kampung Peuteuy, yang memicu bentrokan dengan warga setempat.
Situasi kian memanas pada malam harinya sekitar pukul 19.00 WIB. Dua kelompok warga, yakni dari Kampung Parung Sapi dan Kampung Peuteuy, terlibat aksi saling serang di Jalan Raya Jasinga.
Dalam insiden itu, Sanger mengalami luka parah dan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang.
Wartawan : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














