
“Mudah-mudahan ini dibagi menjadi dua tahap, pertama perubahan tahun 2025 dan kedua nanti dalam anggaran 2026 kita perjuangkan lagi,” katanya.
Samsul menambahkan, meskipun terdapat tambahan pos anggaran sekitar Rp2 triliun di Jawa Barat, pembagiannya harus merata ke 27 kabupaten/kota. Hal itu membuat porsi pembangunan di setiap daerah, termasuk Sukajaya, tidak bisa terlalu besar.
“Proses perubahan sudah dilakukan dan sedang berjalan. Hanya saja volumenya tidak banyak karena memang harus dibagi ke seluruh daerah. Tapi Alhamdulillah, untuk poros jalan Cileuksa ini bisa masuk dan dapat dibangun,” katanya.
Lebih lanjut, Samsul menegaskan bahwa ia sudah berkoordinasi dengan tim anggaran dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Hasilnya, jalan poros Cileuksa–Lebak akan kembali dianggarkan pada tahun 2026 untuk penyelesaian tahap berikutnya.
Jalan poros ini selama bertahun-tahun menjadi harapan masyarakat karena berfungsi vital sebagai akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan yang menghubungkan dua provin
si.
Wartawan : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















